Apa saja jenis kain yang digunakan dalam pakaian olahraga? 3 jenis kain yang paling umum digunakan

Pakaian olahraga umumnya terbuat dari berbagai macam bahan dan campuran. Yang paling populer adalah poliester, nilon, dan elastane. Serat sintetis ini ringan, tahan lama, dan menyerap keringat, yang ideal untuk pakaian aktif.

222

Pakaian olahraga umumnya terbuat dari berbagai macam kain sintetis – tiga bahan yang paling populer untuk pakaian olahraga adalah:

 

1. POLIESTER – ADA DI MANA-MANA

Polyester adalah bahan yang paling populer untuk pakaian olahraga dan santai karena beberapa alasan: harganya murah, tahan lama, dan memiliki banyak sifat yang membuatnya ideal untuk pakaian olahraga. Polyester sering dicampur dengan kain lain untuk menciptakan pakaian yang lebih serbaguna.

Sebagai contoh, poliester sering dicampur dengan elastane untuk menciptakan kain dengan elastisitas dan daya pulih yang baik. Campuran ini sering digunakan untuk legging, bra olahraga, dan pakaian kompresi lainnya. Poliester juga dicampur dengan katun untuk menciptakan kain ringan dan bernapas, ideal untuk pakaian olahraga musim panas.

Selain itu, produsen seperti Repreve telah menjalin hubungan dengan banyak pabrik untuk menggunakan poliester daur ulang sebagai pengganti poliester murni. Upaya ini merupakan langkah yang tepat untuk menjadikan poliester sebagai kain yang lebih berkelanjutan.

2. SPANDEX/ELASTANE – KAIN ELASTIS

Spandex, juga dikenal sebagai elastane, adalah serat sintetis yang pertama kali dikembangkan pada tahun 1940-an. Dikenal karena kenyamanan dan performanya yang tinggi, kain ini memiliki daya regang dan pemulihan yang luar biasa – dapat meregang hingga lima kali panjang aslinya dan kembali ke bentuk semula saat dilepaskan.

Hal ini menjadikan elastane sebagai kain yang ideal untuk pakaian olahraga, sering dicampur dengan poliester atau katun, karena memungkinkan kebebasan bergerak total tanpa mengurangi kekuatan pakaian. Elastane umumnya digunakan untuk membuat legging, celana yoga, pakaian kompresi, dan pakaian renang.

Bahan kimia beracun digunakan dalam produksi spandeks. Namun, beberapa kain spandeks dapat disertifikasi RCS (Recycled Claim Standard), yang berarti kain tersebut terbuat dari setidaknya 5% bahan daur ulang.

3. NYLON – KUAT DAN TAHAN LAMA

Nylon adalah polimer sintetis yang pertama kali dikembangkan pada tahun 1930-an sebagai pengganti sutra. Kain ini kuat dan tahan lama, sehingga ideal untuk pakaian olahraga.

Nylon umumnya digunakan untuk membuat bra olahraga, celana pendek bersepeda, dan pakaian kompresi lainnya, karena menawarkan tingkat dukungan yang tinggi. Nylon juga sering digunakan untuk memperkuat kain lain – misalnya, banyak bra olahraga memiliki lapisan luar dari nylon dan lapisan dalam dari katun atau poliester.

Saat digunakan dalam kain rajut, nilon ideal untuk pakaian renang karena elastisitas dan kesesuaiannya yang halus. Nilon juga ideal untuk pakaian luar karena kemampuannya menyerap kelembapan yang sedang dan daya tembus udaranya yang buruk.

Sebagian nilon dapat didaur ulang, dan beberapa produsen mengubah jaring nilon menjadi nilon daur ulang, tetapi tidak sepopuler poliester daur ulang.

 

Kami menawarkan berbagai macam kain pakaian olahraga, termasuk kain mesh, kain tricot, kain jersey, kain interlock, kain jacquard, dan kain mélange, yang terbuat dari poliester, nilon, dan spandeks. Jika Anda tertarik, silakan hubungi kami. Fuzhou Huasheng Textile., Ltd berkomitmen untuk menyediakan kain berkualitas tinggi dan layanan terbaik kepada pelanggan di seluruh dunia.


Waktu posting: 24 Mei 2024