
Mitos umum yang beredar di internet adalah mencuci produk dengan cuka atau garam "memperbaiki" warna dan mencegahnya pudar. Sayangnya, ini tidak benar. Cuka membantu mengikat beberapa pewarna asam, tetapi hanya selama proses pewarnaan, bukan pada pewarna katun. Demikian pula, garam digunakan dalam proses pewarnaan untuk merangsang serat menyerap pewarna, tetapi tidak mencegah pewarna bocor atau meninggalkan noda setelah pakaian diwarnai. Jika Anda telah mencoba garam dan tampaknya berhasil, itu hanya karena pencucian tambahan telah menghilangkan sisa-sisa pewarna yang tidak terikat. Berikut beberapa cara yang dapat membantu Anda mengurangi pemudaran warna:
1,Cuci pakaian dengan warna yang sama secara bersamaan:Cucilah pakaian dengan warna yang sama secara bersamaan dan ingatlah bahwa bukan hanya pakaian baru yang luntur. Bahan pengikat warna atau mordan kimia yang digunakan untuk mengunci warna pada serat kain dapat hilang setelah beberapa kali pencucian. Jadi, selalu cuci pakaian dengan warna yang sama secara bersamaan untuk mencegah kelunturan, tidak peduli seberapa lama pakaian itu atau berapa kali Anda telah mencucinya.
2,Cuci pakaian halus dengan hemat:Banyak dari kita terlalu sering mencuci pakaian karena takut terlihat kotor atau bau. Namun, untuk pakaian yang halus, cobalah mencucinya sesering yang diperlukan. Sebelum mencuci suatu barang, tanyakan pada diri sendiri, “Apakah benar-benar kotor dan apakah benar-benar perlu dicuci?” Jika hanya berbau, cobalah menjemurnya atau menggunakan penghilang bau seperti Febreze. Jika hanya sebagian kecil yang kotor, bersihkan sedikit demi sedikit.
3,Gunakan air dingin:Cuci dengan air sejuk atau dingin. Air panas akan melonggarkan serat kain, sehingga pewarna mudah luntur. Jika Anda tinggal di daerah yang sangat dingin, air mungkin terlalu dingin di musim dingin. Jadi, atur mesin cuci ke suhu 30ºC (86ºF). Pastikan Anda menggunakan deterjen yang cocok untuk digunakan dalam air dingin.
4,Minimalkan gesekan:Gesekan yang terjadi selama pencucian dapat menyebabkan retakan mikro pada serat dan mengakibatkan terlepasnya zat warna. Ini adalah salah satu alasan mengapa kain memudar seiring waktu. Anda dapat meminimalkan gesekan ini dengan mencuci barang-barang berat, seperti celana jeans, dalam satu cucian. Selain itu, tutup ritsleting dan pengait serta balikkan pakaian. Metode ini sangat efektif untuk celana jeans.
5,Jangan biarkan pakaian basah terendam terlalu lama:Jangan biarkan pakaian basah terlalu lama di tumpukan atau di dalam mesin cuci untuk mencegah luntur warna.
6,Keringkan di tempat teduh:Karena sinar matahari dapat menyebabkan pemutihan, keringkan pakaian di tempat teduh dan jangan gunakan mesin pengering.
Tentu saja, kita dapat memperlambat pemudaran warna dengan beberapa cara lain. Misalnya, kita dapat membuat kain memiliki ketahanan warna yang lebih tinggi karena zat pewarna lebih sulit menguap dari kain. Ini berarti bahwa kain dapat dicuci berkali-kali, tetapi zat pewarna tidak akan menguap dari benang. Silakan hubungi kami jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang kain kami.
Waktu posting: 03-Des-2022